PEMALANG- Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Samawa Kabupaten Pemalang secara masif terus melakukan langkah preventif dalam menekan kasus kekerasan dan perundungan (bullying) pada anak. Kali ini, Puspaga Samawa hadir di kegiatan Edukasi Parenting TK Tunas Rimba I Pemalang yang mengangkat tema
“Orang Tua Bahagia, Anak Tumbuh Istimewa, Rahasia Kekompakan Ayah Bunda”, dengan fokus utama pencegahan perundungan sejak usia dini melalui penguatan pola asuh keluarga, Sabtu (3/10/2026).
Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos KBPP) Kabupaten Pemalang melalui Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Dede Nadiyanah, mengemukakan tindakan perundungan pada anak sering kali berakar dari kurangnya pemenuhan empati, komunikasi yang minim, atau penerapan pola pengasuhan yang kurang tepat di rumah.
“Sejatinya tidak ada anak yang terlahir dengan sifat jahat, tetapi pola asuh keluarga dan pengaruh lingkunganlah yang membentuk karakter anak. Oleh sebab itu, pentingnya peran ayah dan bunda saling bekerjasama untuk membentuk generasi yang berakhlakul karimah,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinsos KBPP telah menghadirkan layanan Puspaga Samawa untuk memberikan layanan publik berupa konseling, edukasi, dan pendampingan keluarga secara gratis.
Puspaga Samawa ikut melakukan upaya pencegahan kekerasan dan perundungan (bullying) pada anak dengan memberikan sosialisasi dan edukasi parenting ke sekolah-sekolah serta komunitas masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.
Kemudian melakukan penguatan pola asuh keluarga dengan membimbing para orang tua dalam menerapkan pola pengasuhan yang positif, berbasis hak anak, tanpa kekerasan fisik maupun verbal.
“Kami juga menyediakan layanan konseling dan konsultasi bagi orang tua, anak, maupun pasangan suami istri yang menghadapi masalah relasi keluarga, tumbuh kembang anak, atau krisis pengasuhan,” tutur petugas yang akrab disapa Nadia tersebut.
Tidak hanya itu, Layanan Puspaga Samawa juga memberikan edukasi calon pengantin dan pasangan muda mengenai kesiapan berkeluarga guna mencegah pernikahan dini. Kepala TK Tunas Rimba I Pemalang, Zulin Abidah sangat mengapresiasi materi-materi yang disampaikan oleh para narasumber.
Menurutnya, materi tentang pemenuhan hak dan perlindungan anak serta pola asuh sangat mengedukasi, para orang tua menjadi lebih paham pola asuh seperti apa yang harus diterapkan kepada putra-putrinya.
